LAPORAN PRAKTIKUM METODE NUMERIK
PENYELESAIAN PERSAMAAN NON LINEAR
MENGGUNAKAN METODE NUMERIK DAN ALGORITMA
MICROSOFT EXCEL

 

Dosen Pengampu: Lili Solihin S.T.M.T.
 

Disusun Oleh:
Indra Lesmana (171010100324)
Kelas: 03TELE004
                                                                    
Tugas ini diajukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Metode Numerik


PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRO
UNIVERSITAS PAMULANG
TANGERANG SELATAN
TAHUN 2018


KATA PENGANTAR

 

Rasa syukur saya panjatkan kehadiran Allah SWT dengan rahmat dan hidayahNya sehingga saya dapat menyelesaikan laporan praktikum ini, untuk memenuhi tugas mata kuliah Metode Numerik.
Semoga dengan tersusunya makalah ini dapat berguna nantinya dalam memenuhi tugas mata kuliah Metode Numerik. Dan dengan tersusunya makalah ini di harapkan Juga bisa menjadi pedoman bagi yang membaca.
Dalam penyusunan makalah ini saya sebagai penulis telah berusaha dengan segenap kemampuan, sebagai pemula tentunya masih banyak kekurangan dan kesalahan. Oleh karena itu, kritik dan saran bagi yang membaca makalah ini, sangat saya butuhkan agar makalah ini menjadi lebih baik dan bias digunakan sebagai mana fungsinya.











Tangerang , 29 Oktober 2018



                                                                                                            Indra Lesmana

DAFTAR ISI





                                                   







DAFTAR GAMBAR


 

 





DAFTAR TABEL



















                                                                                        






BAB I

PENDAHULUAN


       Metode Numerik adalah teknik-teknik yang digunakan untuk memformulasi kan masalah matematis agar dapat dipecahkan dengan operasi perhitungan.
Dalam mata kuliah metode numeric ada tugas membuat program untuk mencari akar-akar persamaan dengan metode metode yang sudah di ajarkan, oleh karna itu laporan ini di buat.
       Latar belakang mempelajari akar- akar persamaan agar dapat mencari akar akar persamaan yang belum diketahui, dengan mencapai hasil yang hampir eksak.
Metode numerik memberikan cara-cara untuk menyelesaikan bentuk persamaan tersebut secara perkiraan hingga didapat hasil yang mendekati penyelesaian secara benar (eksak). Penyelesaian numerik dilakukan dengan perkiraan yang berurutan (iterasi), maka tiap hasil akan lebih teliti dari perkiraan sebelumnya. Dengan berbagai iterasi yang dianggap cukup, akan didapat hasil perkiraan yang mendekati hasil yang benar (eksak) dengan toleransi yang diijinkan.
       Salah satu cara yang sederhana untuk penyelesaian perkiraan atau dengan cara coba banding, yaitu dengan mencoba nilai x sembarang kemudian dievaluasi apakah nilai f (x) = 0, jika nilai x tidak sama dengan nol lalu dicoba nilai x yang lain, cara ini diulang terus menerus hingga didapat nilai f (x) = 0, untuk suatu nilai x tertentu, yang merupakan akar dari persamaan yang diselesaikan. Tapi cara itu tidak efektif, oleh karena itu metode numeric memberikan materi materi mencari akar –akar persamaan dengan metode-metode tertentu.
Ada beberapa metode, yaitu:
a)    Metode Iterasi Titik Tetap (Fixed Point Interaction)
b)   Metode Tabulasi
c)    Metode Bagi Dua (Biseksi)
d)   Metode Regula Falsi


e)    Metode Newton-Raphson
f)    Metode Secant
1.2.1   Metode Numeric Persamaan Non Linear
A.  Metode Iterasi Titik Tetap (Fixed Point Unteraction)
        Metode Titik Tetap adalah suatu metode pencarian akar suatu fungsi f(x) secara sederhana dengan menggunakan satu titik awal. Perlu diketahui bahwa fungsi f(x) yang ingin dicari hampiran akarnya harus konvergen. Misal x adalah Fixed Point (Titik Tetap) fungsi
f(x) bila g(x) = x dan f(x) = 0.
B.  Metode Tabulasi
        Metode Tabulasi adalah metode penyelesaian persamaan nonlinear dengan cara membuat tabel-tabel persamaan atau fungsi nonlinear di sekitar titik penyelesaian.

C.  Metode Bagi Dua (Biseksi)
        Metode bagi-dua adalah algoritme pencarian akar yang membagi dua selang, lalu memilih bagian selang yang berisi akar seharusnya berada untuk diproses lebih lanjut. Metode ini sangat sederhana dan tangguh, tetapi juga sangat lambat.

D.  Metode Regula Falsi
Metode regula falsi adalah metode pencarian akar persamaan dengan memanfaatkan kemiringan dan selisih tinggi dari dua titik batas range. Seperti halnya metode biseksi, metode ini bekerja secara iterasi dengan melakukan update range.



E.  Metode Newton-Raphson
        Metode Newton-Raphson adalah metode pencarian akar suatu fungsi f(x) dengan pendekatan satu titik, dimana fungsi f(x) mempunyai turunan. Metode ini dianggap lebih mudah dari Metode Bagi-Dua (Bisection Method) karena metode ini menggunakan pendekatan satu titik sebagai titik awal. Semakin dekat titik awal yang kita pilih dengan akar sebenarnya, maka semakin cepat konvergen ke akarnya.

F.   Metode Secant
Metode secant merupakan perbaikan dari metode regula-falsi dan newton raphson dimana kemiringan dua titik dinyatakan sacara diskrit, dengan mengambil bentuk garis lurus yang melalui satu titik.

1.2.2         Microsoft Excel
A.  Pengenalan Microsoft Excel
        Microsoft Excel atau Microsoft Office Excel adalah sebuah program aplikasi lembar kerja spreadsheetyang dibuat dan didistribusikan oleh Microsoft Corporation untuk sistem operasi Microsoft Windows dan Mac OS. Aplikasi ini memiliki fitur kalkulasi dan pembuatan grafik yang baik, dengan menggunakan strategi marketing Microsoft yang agresif, menjadikan Microsoft Excel sebagai salah satu program komputer yang populer digunakan di dalam komputer mikro hingga saat ini. icrosoft Excelmerupakan perangkat lunak untuk mengolah data secara otomatis meliputi perhitungan dasar, penggunaan fungsi-fungsi, pembuatan grafik dan manajemen data. Perangkat lunak ini sangat membantu untuk menyelesaikan permasalahan
administratif mulai yang paling sedernaha sampai yang lebih kompleks. Permasalahan sederhana tersebut misalnya membuat rencana kebutuhan barang meliputi nama barang, jumlah barang dan perkiraan harga barang.

B.  Fungsi Microsoft Excel
1)   Kalkulasi, dengan program ini kita bisa melakukan kalkulasi atau penghitungan dengan mudah, baik penghitungan yang sederhana maupun dengan rumus – rumus yang sangat kompleks.
2)   Grafik, dengan program ini kita bisa mempresentasikan data kita dalam bentuk grafik yang komunikatif.
3)   Komunikasi, dengan program ini kita juga bisa berkomunikasi dengan pengguna (user) lain. Program ini sudah dirancang untuk bisa saling bertukar informasi dalam bentuk jaringan dimana orang lain bisa membuka lembar kerja kita dari terminal (komputer) yang berlainan, bahkan ia juga bisa melakukan perubahan pada lembar kerja yang sama pada saat yang bersamaan pula.
4)   Internet suatu saat mungkin kita akan mengirim data dalam bentuk tabel atau grafik pada orang lain di tempat di seluruh dunia Microsoft Excel bisa melakukanya dengan baik sekali.
5)   Otomatis, dengan Excel kita bisa menggunakan otomatisasi penghitungan data yang kita ketikkan. Dengan perumusan yang benar, maka Excel akan langsung melakukan perubahan secara otomatis terhadap data kita setiap kali mengalami perubahan.
6)   Aplikasi, Microsoft Excel dapat membantu kita merancang aplikasi siap pakai, yaitu dengan fasilitas macro.

C.  Kelebihan dan Kekurangan Microsoft Excel 2007
Beberapa kelebihan Microsoft Excel 2007:
1)   Jumlah kolom yang tersedia di Excel 2007 adalah 16.384 yang dimulai dari kolom A hingga berakhir di kolom XFD, versi sebelumnya hanya 256 kolom.  Serta baris dalam Excel 2007 sebanyak 1.048.576 yang dimulai dari baris 1 dan berakhir di baris 1.048.576, versi sebelumnya 65.536.
2)   Pada Excel 2003, jumlah sel sekitar 16 juta, tapi pada Excel 2007, jumlah sel mencapai 17 miliar.
3)   Memori yang digunakan di dalam komputer, saat ini dapat sampai batas maksimal yang berlaku di Microsoft Windows, sebelumnya hanya 1 megabyte.
4)   Jumlah warna unik dalam sebuah workbook dapat mencapai 4.3 milyar, sebelumnya hanya 56.
5)   Jumlah kondisi pada fasilitas format kondisional, Excel versi terbaru ini hanya dibatasi oleh kapasitas memori, sebelumnya hanya ada 3 kondisi.
6)   Jumlah level pada fasilitas Sort atau pengurutan data, saat ini sampai 64 level, bandingan dengan versi sebelumnya yang hanya 3 level.
7)   Jumlah daftar pada menu drop-down dalam fasilitas Filter bisa mencapai 10.000, sebelumnya hanya 1.000.
8)   Maksimal jumlah karakter dalam sebuah formula diperbolehkan sampai 8.000, sebelumnya hanya 1.000 karakter.

Beberapa kelemahan Excel 2007 adalah:
1)   Pivot tabel yang menyertakan banyak kolom/pertanyaan menghasilkan tabel berupa crosstab atau nested atau tersarang, banyak orang belum mampu membuat tabel dalam 1 pivot yang stack atau berjajar. Jadi mau tidak mau membuat 2 tabel pivot untuk masing-masing pertanyaan/kolom. Kendalanya adalah harus memperhitungkan jumlah kategori jawaban yang akan ditabelkan, karena pivot otomatis akan menggunakan kolom dan baris baru ke samping/kebawah sehingga jika di samping atau dibawah ada tabel pivot lain, maka akan error.
2)   Untuk tabel yang besar dengan ukuran file lebih dari 10MB, maka setiap editing/updating data, maka secara default excel akan melakukan proses Workbook Calculating yang kecepatannya tergantung dari processor dan ram komputer.
3)   Untuk membuat kolom baru yang berisi pengkategorian dari sebuah kolom/jawaban pertanyaan, atau membuat filter responden; kita harus membuat rumus excel baik rumus matematika, logika maupun text.

D.  Istilah-istilah dalam Excel 2007
        Microsoft Excel merupakan perangkat lunak untuk mengolah data secara otomatis meliputiperhitungan dasar, penggunaan fungsi-fungsi, pembuatan grafik dan manajemen data. Perangkat lunak ini sangat membantu untuk menyelesaikan permasalahan administratif mulai yang paling sedernaha sampai yang lebih kompleks. Permasalahan sederhana tersebut misalnya membuat rencana kebutuhan barang meliputi namabarang, jumlah barang dan perkiraan harga barang.  Contoh permasalahan yang lebih kompleks adalah pembuatan laporan keuangan (general ledger) yang memerlukan banyak perhitungan, manajemen data dengan menampilkan grafik atau pivot tabel atau penggunaan fungsi-fungsi matematis ataupun logika pada sebuah laporan. Untuk lebih jelasnya fungsi-fungsi tersebut di sampaikan pada paparan di bawah ini.

Istilah-istilah dalam Excel
1)   Cell: merupakan bagian terkecil dari worksheet yng dapat diisi dengan jumlah karakter (max. 255 karakter) isi cell dapat berupa value, formula atau text. Contoh: cell A3, cell D5.
2)   Worksheet (lembar Kerja) merupakan kumpulan dari 256 kolom dan 65536 baris.
3)   Workbook (buku kerja) merupakan kumpulan dari 256 worksheet (berlabel sheet1 sampai sheet 256).
4)   Range: merupakan sekelompok cell yang akan mendapataksi sama sesuai perintah yang anda jalankan. Pemberian alamat/ address dilakukan mulai dari cell sudut kiri atas sampai cell sudut kanan bawah. Contoh: A4:D6 → range mulai dari cell A4 sampai cell D6.
5)   Alamat Relatif: merupakan alamat yang jika dituliskan kedalam bentuk rumus atau fungsi akan berubah jika dicopy ke cell lain.
Contoh: cell berisi formula A5*6,B3 dicopy ke C5 formula pada C5 berubah menjadi B8*6
.
6)   Alamat Semi Absolut: merupakan alamat yang dituliskan dengan tanda $ didepan baris atau kolomsehingga nilai tidak akan berubah.
Contoh: Cell B1 berisi formula $A1*7,B1 dicopy kan ke D5 formula pada D5 menjadi $A5*7
.
7)   Alamat Absolut: merupakan alamat yang dituliskan dengan tanda $ didepan baris dan kolom tekan tombol F4 untuk menghasilkan alamat absolut pada formula bar.
Contoh: cell B1 berisi formula $A$1&5,B1 dicopy kan ke C3 formula pada C3 menjadi $A$1*5.

8)   Name Box: menunjukkan pada cell/ range yang aktif saat itu. Anda dapat juga membuat nama range melalui kotak nama disebelah kiri formula bar. Contoh: Holla nama lain range A5:G7.

E.  Tombol Fungsi
1)   ← ↑ → ↓    Pindah satu sel ke kiri, atas, kanan atau bawah
2)   Tab    Pindah satu sel ke kanan
3)   13px; line-height: 19px; margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;”>.
4)   Enter    Pindah satu sel ke bawah
5)   Shift + Tab    Pindah satu sel ke kiri
6)   Shift + Enter    Pindah satu sel ke atas
7)   Home    Pindah ke kolom A pada baris yang sedang dipilih
8)   Ctrl + Home    Pindah ke sel A1 pada lembar kerja yang aktif
9)   Ctrl + End    Pindah ke posisi sel terakhir yang sedang digunakan
10)     PgUp    Pindah satu layar ke atas
11)     PgDn    Pindah satu layar ke bawah
12)     Alt + PgUp    Pindah satu layar ke kiri
13)     Alt + PgDn    Pindah satu layar ke kanan
14)    Ctrl + PgUp    Pindah dari satu tab lembar kerja ke tab lembar berikutnya
15)    Ctrl + PgDn    Pindah dari satu tab lembar kerja ke tab lembar sebelumnya



F.   Penggunaan Rumus dan Fungsi
        Rumus dan fungsi dalam Excel mempunyai pengertian yang berbeda, rumus berupa instruksi matematika dalam suatu sel/range dalam lembar kerja dengan operator aritmatik seperti: +, -, /, * dan ^. Sedangkan Fungsi merupakan rumus siap pakai yang digunakan sebagai alat bantu dalam proses perhitungan. Excel menyediakan ratusan fungsi siap pakai diantaranya fungsi tanggal dan waktu, matematika dan trigonometri, finansial, statistik, lookup dan referensi, database, teks, dan lain-lain.
1)   Menggunakan Rumus (Formula)
Rumus merupakan bagian terpenting dari Program Microsoft Excel, karena setiap tabel dan dokumen yang kita ketik akan selalu berhubungan dengan rumus dan fungsi. Operator matematika yang akan sering digunakan dalam rumus adalah;
Lambang fungsi:
+          Penjumlahan
–           Pengurangan
*          Perkalian
/           Pembagian
^          Perpangkatan
%         Persentase
Proses perhitungan akan dilakukan sesuai dengan derajat urutan dari operator ini, dimulai dari pangkat (^), kali (*), atau bagi (/), tambah (+) atau kurang (-).
2)   Macam-macam formula
a)    =SUM(…)
Fungsinya: Untuk melakukan penjumlahan
Bentuk umum: =SUM(range sel)
Contoh: Misalkan kita akan menjumlahkan dari sel H5
sampai sel H15
Penulisan: =SUM(H5:H15)
b)   =COUNT(…)
Fungsinya: Untuk melakukan counter
Bentuk umum: =COUNT(range sel)
Contoh: Misalkan kita akan menghitung jumlah pegawai
yang berada di sel B5 sampai sel B15
Penulisan: =COUNT(B5:B15)
c)    =MAX(…)
Fungsinya: Untuk mencari nilai maksimum (terbesar)
Bentuk umum: =MAX(range sel)
Contoh: Misalkan kita ingin menetukan nilai terbesar dari
sederetan sel yang berada di sel F1 sampai sel F17
Penulisan: =MAX(F1:F17)
d)   =MIN(…)
Fungsinya: Untuk mencari nilai minimum (terkecil)
Bentuk umum: =MIN(range sel)
Contoh: Misalkan kita ingin menentukan nilai terkecil darisederetan sel yang berada di sel F1 sampai sel F17
Penulisan: =MIN(F1:F17)
e)    =AVERAGE(…)
Fungsinya: Untuk mencari nilai rata-rata
Bentuk umum: =AVERAGE (range sel)
Contoh: Misalkan kita ingin mengetahui nilai rata-rata dari sel A11 sampai A17.
Penulisan: =AVERAGE(A11:A17)
f)    =ABS(…)
Fungsinya: Untuk mengubah angka-angka yang ada dalam daftar argumennya menjadi bilangan mutlak
(absolut)
Bentuk umum: =ABS(range sel)
Contoh: Misalkan kita bermaksud mengetahui secara mutlak dari sel yang kita aktifkan, misal di sel F17
Penulisan: =ABS(F17)


g)   =SQRT(…)
Fungsinya: Untuk menghitung akar dari bilangan X. Bilangan X tidak boleh negatif
Bentuk umum: =SQRT(range sel)
Penulisan: = SQRT(25)
h)   =IF(…;…;…)
Fungsinya: Untuk mengecek apakah nilai yang kita gunakan sebagai kunci benar atau salah (memenuhi syarat atau tidak)
Bentuk umum: =IF (logical_test ; Value_if_true ; Value_if_false)
Contoh: Misalkan kita akan membandingkan nilai di suatu sel yang berada di sel F17, tentang kriteria siswa dinyatakan lulus atau gagal dengan ketentuan sbb. Jika nilai rata-rata siswa lebih besar samadengan 60, maka siswa dinyatakan LULUS, dan sebaliknya.
Penulisan: =IF(F17>=60:”LULUS”;”GAGAL”)
(artinya jika kolom F17 lebih besar sama dengan 60, maka LULUS, jika kurang dari 60, maka (GAGAL)
Keterangan:
Jika kondisi di sel F17 terpenuhi, maak kerjakanValue_if_true, jika kondisi di sel F17 tidak terpenuhi, maka kerjakan Value_if_false
i)     =DATE(Year,Month,Date)
Fungsinya: Untuk menghitung jumlah hari
Contoh: =DATE(73,8,11) à 26887 hari
j)     =VLOOKUP
Fungsinya: Untuk pembacaan suatu tabel secara vertikal
Bentuk umum: =VLOOKUP(lookup_value; table_array;
Col_index_num; Range_lookup)
k)   =HLOOKUP
Fungsinya: Untuk pembacaan suatu tabel secara horizontal
Bentuk umum: =HLOOKUP(lookup_value; table_array;
Col_index_num; Range_lookup)
l)     =LEFT(…;…)
Fungsinya: Untuk mengambil teks sejumlah karakter tertentu dari sebuah kiri. Bentuk umum: =LEFT(teks;jumlah karakter yang diambil).
Contoh: Misal kita akan mengambil karakter yang ada di
sel F17 (Februari) sebanyak 3 huruf
Penulisan: =LEFT(F17;3) à hasilnya Feb
m) =RIGHT(…;…)
Fungsinya: Untuk mengambil teks sejumlah karakter tertentu dari sebuah kanan. Bentuk umum: =RIGHT(teks;jumlah karakter yang diambil).
Contoh: Misal kita akan mengambil karakter yang ada di sel F17 (Februari) sebanyak 3 huruf
Penulisan: =RIGHT(F17;3) à hasilnya ari
n)   =MID(…;…;…)
Fungsinya: Untuk mengambil teks dari kedudukan tertentu dengan sejumlah karakter tertentu
Bentuk umum: =MID(teks;start_number; number_char)
Contoh: Misal kita akan mengambil karakter baru yang ada di sel F17 (Februari)
Penulisan: =MID(F17:3:3)


BAB II

PRAKTIKUM


Algoritma Metode Fixed Point Iteration
a)                       Definisikan F(x) dan F(X+1)
b)   Tentukan toleransi error/galat
c)    Tentukan pendekatan awal X0
d)   Untuk iterasi berikutnya menggunakan hasil X0
e)    Iterasi akan selesai apabila hasil nilai iterasi sebelumnya sama dengan nol atau mempunyai selisih ≤ (kurang atau sama dengan) toleransi error/galat.

Hasil Perhitungan Metode Fixed Point Interaction menggunakan Microsoft Excel sebagai berikut:

                        Gambar 1 Metode Fixed Point Iteration
Dari gambar 1 maka solusi akar persamaan adalah -1,513



Formulasi Yang Digunakan:
Tabel 2 1Formulasi Metode Fixed Point Iteration

Algoritma Metode Tabulasi:
a)    Tentukan nilai awal , , dang galat (ℇ)
b)   Buat tabel pertama dengan  sebagai batas atas dan  sebagai batas bawah.
c)    Hitung .
d)   Perhatikan , jika nilai  melewati angka 0 maka  menjadi batas atas dan bawah tabel berikutnya.
e)    Kondisi berhenti ketika < galat (ℇ), maka  menjadi solusi.









Hasil Perhitungan Metode Tabulasi Dengan Ms. Excel

Gambar 2 Metode Tabulasi
Dari tabel diatas diperoleh jika < galat (ℇ) maka nilai akar solusinya adalah
-1,513
Tabel 2 2Formulasi Metode Tabulasi

 


3.1Metode Bagi Dua (Biseksi)

     Algoritma Metode Bagi Dua (Biseksi)
a)    Tentukan nilai , , dang galat (ℇ)
b)   Hitung nilai  = ( )
c)    Perhatikan ketentuan tanda (+) dan (-)
d)   Jika  =  maka nilai  menggantikan nilai  berikutnya.
e)    Jika  ≠ maka nilai  menggantikan nilai  berikutnya.
f)    Solusi ditemukan apabila  ≤ galat (ℇ).
g)   Jika  sudah lebih kecil dari galat (ℇ) maka yang menjadi solusinya adalah .

Hasil Perhitungan Metode Bagi Dua (Biseksi) dengan Ms. Excel
Metode tabulasi  dengan  = 5, =-5 dan dengan galat
(ℇ) = 0,003
Gambar 3 Metode Bagi Dua (Biseksi)
Dari tabel diatas kita temukan jika  ≤ galat (ℇ) atau < galat (ℇ) maka nilai akar solusinya adalah -1,513

Tabel 2 3 Formulasi Metode Bagi Dua (Biseksi)


Algoritma Metode Regulasi Falsi
a)    Tentukan nilai , , dang galat (ℇ)
b)   Hitung nilai )
c)    Perhatikan ketentuan tanda (+) dan (-)
d)   Jika  =  maka nilai  menggantikan nilai  berikutnya.
e)    Jika  maka nilai  menggantikan nilai  berikutnya.
f)    Solusi ditemukan apabila ≤ galat (ℇ).
g)   Jika  sudah lebih kecil dari galat (ℇ) maka yang menjadi solusinya adalah .




Hasil Perhitungan Metode Regula Falsi Dengan Ms. Excel
Metode Regulasi Falsi engan  = -1,  = -2 dengan
galat (ℇ) = 0.003

Gambar 4 Metode Regulasi Falsi
Dari gambar diatas kita temukan jika ≤ galat (ℇ) atau < galat (ℇ), maka nilai akar solusinya adalah -1,513.

Formulasi yang digunakan sebagai berikut:
Tabel 2 4 Formulasi Metode Regulasi Falsi
Algoritma Metode Newton-Raphson
a)    Tentukan nilai dan galat (ℇ)
b)   Hitung  dan  = )
c)    Jika | | ≤ galat (ℇ) maka  adalah solusi
d)   Jika | | >galat (ℇ) maka  menjadi  berikutnya

Hasil Perhitungan Metode Newton-Raphson Dengan Ms. Excel
Gambar 5 Metode Newton-Rapshon
  Dari Tabel diatas kita temukan < galat maka nilai akar solusinya adalah 
-1,513
Formulasi yang digunakan adalah sebagai berikut :
Tabel 2 5 Formulasi Metode Newton-Rapshon

Algoritma Metode Secant:
a)    Tentukan nilai , , dang galat (ℇ).
b)   Hitung  dan .
c)    Hitung  dengan rumusan  = ).
d)   Jika | | ≤ galat (ℇ) maka  adalah solusinya.
e)    Jika | | >galat (ℇ) maka  maka  menjadi  berikutnya.

Hasil Perhitungan Metode Secant Dengan Ms. Excel:
                                                 Gambar 6 Metode Secant                         
Dari gambar diatas, karena F(X2) <galat maka solusi yang didapat adalah -0.369.

Formulasi yang digunakan adalah sebagai berikut:


Tabel 2 6 Formulasi  Metode Secant




     Dari pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa:
Program ms. excel sangat memudahkan kita dalam menghitung perhitungan
numeric dan matematika lainnya dari yang sederhana hingga rumit.
Dengan ms. excel dapat dengan mudah menggambarkan kurva dari suatu
persamaan atau pun fungsi-fungsi lainnya.
Penyelesaian persamaan non linear dapat dengan mudah diselesaikan dengan ms.
excel.

Saya memberikan saran adalah:
Sebaiknya waktu untuk praktikum lebih diperbanyak lagi agar mahasiswa lebih
bisa memahami secara baik.
Dalam menggunakan keenam Metode tersebut harus diperhatikan dalam
menyelesaikan persamaan non-linear harus dibaca Algoritama dari setiap metode
tata cara maupun langkah-langkah yang haus dilakukan untuk mendapatkan
solusi. Karena apabila terdapat kesalahan dalam penggunaan langgkah-langkah
dari setiap Algoritma tersebut hasil yang didapatkan tidak sesuai dengan
perhitungan secara matematis atau bersipat divergen.





DAFTAR PUSTAKA



(Searching tanggal 03 Oktober 2018; 14:00 WIB)
http://nita-april.blogspot.com/2011/07/tabulasi.html(Searching tanggal 03 Oktober 2018; 14:00 WIB)
https://id.wikipedia.org/wiki/Metode_bagi-dua(Searching tanggal 03 Oktober 2018; 14:00 WIB)
http://darkzone7.blogspot.com/2013/04/regula-falsi.html(Searching tanggal 03 Oktober 2018; 16:45 WIB)
http://millatulkhaniifah28.blogspot.com/2012/11/metode-secant.html(Searching tanggal 03 Oktober 2018; 17:20 WIB)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Daftar Rupiah Cepat Langsung Cair

Cara Cheat Mobile Legends dengan root tanpa root 2018 Terbaru